SAWPI

Proteksi Tanaman

Hama & Penyakit Sawit

Panduan identifikasi, gejala, dan pengendalian dari para ahli.

Penyakit Berat

Busuk Pangkal Batang

Ganoderma boninense

Penyakit paling merugikan di perkebunan sawit Indonesia dan Malaysia. Jamur tular tanah ini menyebar lewat kontak akar dengan sisa batang atau akar terinfeksi, serta lewat spora. Serangan meningkat pada generasi tanam kedua dan seterusnya, terutama bila sisa tanaman lama tidak dibersihkan.

Batang / Pangkal 6 gejala
Penyakit Sedang

Bercak Daun Curvularia

Curvularia sp.

Penyakit penting di pembibitan, terutama pada bibit yang terlalu rapat, kelembapan tinggi, atau penyiraman sore hari.

Daun 2 gejala
Penyakit Sedang

Busuk Pucuk (Spear Rot)

Erwinia sp. dan Fusarium sp.

Pembusukan daun tombak yang dikaitkan dengan infeksi bakteri dan jamur, sering didahului luka akibat kumbang tanduk atau kondisi lembap. Banyak ditemukan pada tanaman muda.

Daun 2 gejala
Penyakit Sedang

Busuk Tandan

Marasmius palmivorus

Jamur yang menyerang tandan buah pada kondisi lembap, terutama pada tanaman muda dengan tandan lebat dan rotasi panen yang terlambat.

Tandan Buah 2 gejala
Penyakit Ringan

Antraknosa

Colletotrichum sp., Botryodiplodia sp.

Penyakit daun pada bibit, sering muncul setelah pindah tanam ke main nursery atau ketika bibit kekurangan air dan naungan.

Daun 2 gejala
Penyakit Ringan

Bercak Ganggang (Karat Daun)

Cephaleuros virescens

Bercak akibat ganggang parasit yang tumbuh pada kondisi lembap dan ternaungi. Umumnya ringan, tetapi serangan berat menurunkan luas daun yang berfotosintesis.

Daun 2 gejala
Penyakit Ringan

Penyakit Tajuk (Crown Disease)

Kelainan genetik-fisiologis

Kelainan pada tanaman muda umur 1–3 tahun yang terkait faktor genetik bahan tanam. Umumnya tanaman pulih sendiri setelah beberapa waktu dan tidak menular.

Daun 1 gejala