Sejarah Kelapa Sawit di Indonesia
Berawal dari empat bibit di Kebun Raya Bogor tahun 1848, kelapa sawit kini menjadi komoditas perkebunan terpenting Indonesia.
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) berasal dari Afrika Barat. Tanaman ini masuk ke Indonesia pada 1848, ketika empat bibit ditanam di Kebun Raya Bogor. Keturunan dari empat pohon itu kemudian ditanam sebagai tanaman hias di Deli, Sumatera Utara.
Dari tanaman hias ke perkebunan
Perkebunan sawit komersial pertama di Indonesia dibuka pada 1911 di Sumatera Utara dan Aceh. Bibit yang tumbuh baik di tanah Deli kemudian dikenal sebagai sawit Deli Dura, induk penting bagi program pemuliaan hingga sekarang.
Perkembangan setelah kemerdekaan
- Tahun 1970-an pemerintah mendorong perluasan perkebunan melalui pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR).
- Sejak 2006 Indonesia menjadi produsen minyak sawit terbesar di dunia.
- Saat ini perkebunan rakyat (petani swadaya dan plasma) mengelola sebagian besar luas kebun sawit nasional.
Mengapa penting dipahami?
Sejarah perkebunan menjelaskan mengapa sebagian besar kebun rakyat kini memasuki masa peremajaan (replanting). Kebun generasi kedua dan ketiga juga lebih rentan terhadap penyakit busuk pangkal batang karena sumber infeksi tertinggal dari tanaman sebelumnya.
Curiga tanaman Anda bermasalah?
Periksa gejalanya dengan Cek Tanaman.